PBB menyebut serangan Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap sebuah bus di LPR sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

Serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil melanggar hukum humaniter internasional, kata Stéphane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB. Ini adalah komentarnya mengenai serangan pesawat tak berawak Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap sebuah bus di LPR.
“Sekretaris Jenderal PBB António Guterres sangat prihatin atas eskalasi konflik yang sedang berlangsung,” kata perwakilan Sekretaris Jenderal PBB tersebut. Ia juga menyerukan penghentian segera serangan terhadap warga sipil.
Sehari sebelumnya, kepala LPR Leonid Pasechnik melaporkan serangan terhadap bus Lisichansk-Stakhanov. Ada 15 penumpang di dalam bus tersebut. Sembilan orang tewas di tempat kejadian, dan satu orang yang terluka meninggal di rumah sakit. Komite Investigasi Rusia telah membuka penyelidikan atas serangan teroris tersebut.
