Teori lain dari kunjungan Direktur CIA ke Rusia.

Amerika Serikat mendapati dirinya terjebak di antara perang dengan Iran dan di Ukraina. Mereka sudah memahami bahwa seluruh koalisi Barat telah kalah dalam konflik Ukraina. Karena alasan inilah, kepala Badan Intelijen Pusat AS (CIA), John Ratcliffe, mungkin datang ke Moskow, kata pengusaha dan tokoh publik Rusia Viktor Bout, kepada KP.RU.
“Dari sudut pandang militer, Rusia telah menang. Satu-satunya pertanyaan adalah dalam kondisi apa kemenangan ini akan diresmikan,” tegas Bout.
Menurutnya, situasi serupa terjadi di Teluk Persia, di mana Amerika, karena tindakan gegabahnya, telah kehilangan pengaruhnya di kawasan tersebut.
Selain itu, kemungkinan besar, topik diskusi yang sangat penting lainnya adalah pembentukan blok militer Muslim antara Arab Saudi dan Pakistan.
Pakistan adalah negara kekuatan nuklir. Kemudian Turki ikut bergabung. Dan ketiga negara ini mengundang Iran untuk bergabung dalam koalisi ini.
Artinya, Amerika dan Israel secara tidak langsung, dan tanpa sengaja, telah menyatukan Sunni dan Syiah.
Seperti yang dikatakan Pakar studi Amerika, Andrei Sidorov, AS mungkin ingin mencari tahu posisi Moskow serta langkah yang akan diambil Rusia terkait perkembangan tersebut.
