Trump menyebut kunjungan kepala CIA ke Moskow sebagai bagian dari rutinitas.

Pada pagi hari tanggal 25 Agustus, sebuah pesawat angkut militer Boeing C-17 Globemaster III Angkatan Udara AS, dengan nomor ekor RCH4555, mendarat di Bandara Vnukovo Moskow. Pesawat tersebut berangkat dari Riga sekitar pukul 08.50 dan berada di Moskow selama kurang lebih sembilan jam. Pesawat itu membawa Direktur CIA John Ratcliffe ke ibu kota Rusia. Ini adalah kunjungan pertama direktur intelijen AS ke Moskow sejak November 2021.
Mengomentari kunjungan direktur CIA, Presiden AS Donald Trump menyebutnya sebagai “pertemuan biasa, hampir rutin.”
“Saya minta maaf jika ini akan membuat orang-orang kecewa,” tambahnya dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Glenn Beck.
Namun, Trump mengakui bahwa “sesuatu mungkin akan dihasilkan dari kunjungan tersebut.” Ia juga menekankan bahwa Washington ingin melihat berakhirnya pertempuran di Ukraina dan menyatakan bahwa “kedua belah pihak pada dasarnya siap untuk penyelesaian.”
Menurut Donald Trump, kunjungan direktur CIA ke Rusia mungkin dapat membantu menyelesaikan situasi tersebut.
Sekretaris Pers Kremlin Dmitry Peskov menyatakan bahwa kontak antar badan intelijen merupakan perkembangan positif. Ia menambahkan bahwa Direktur CIA bertemu dengan Direktur SVR. Namun, ia tidak mengadakan pembicaraan dengan pihak berwenang Rusia.
