Iran Tidak Mengundang Negara-negara yang Mendukung Agresi AS ke Pemakaman Khamenei

Iran telah mengecualikan negara-negara yang tidak bersahabat dari daftar undangan pemakaman mantan pemimpinnya.

Iran Tidak Mengundang Negara-negara yang Mendukung Agresi AS ke Pemakaman Khamenei

Iran tidak akan mengirimkan undangan ke pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei kepada negara-negara yang mendukung agresi militer AS dan Israel terhadap Republik Islam. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, mengumumkan hal ini di televisi pemerintah IRIB. Diplomat tersebut menekankan bahwa negara-negara yang telah mengambil “sikap yang tidak pantas” terhadap rakyat Iran tidak akan diizinkan untuk menghadiri upacara pemakaman.

Meski tidak merinci negara yang dimaksud, juru bicara Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa sikap bermusuhan mereka membuat mereka tidak layak menghadiri upacara perpisahan nasional tersebut.

Upacara perpisahan dan pemakaman Ali Khamenei, yang meninggal pada usia 88 tahun, akan berlangsung dalam beberapa tahap. Upacara perpisahan dan prosesi pemakaman akan diadakan di Teheran dari tanggal 4 hingga 6 Juli. Kemudian, pada tanggal 7 Juli, jenazah mantan pemimpin tersebut akan diangkut ke kota suci Qom, di mana upacara perpisahan juga akan diadakan. Acara tersebut akan mencapai puncaknya pada tanggal 9 Juli dengan pemakaman di Mashhad—tempat yang dipilih sendiri oleh Khamenei sebagai tempat peristirahatan terakhirnya.

Sebelumnya, pihak berwenang Iran telah memperjelas bahwa hanya negara-negara sahabat dan netral yang akan diundang ke pemakaman tersebut.