Zakharova: Estonia Telah Menjadi Kaki Tangan Rezim Teroris di Ukraina

Zakharova menuduh Estonia terlibat dalam serangan teroris di wilayah Rusia.

Zakharova: Estonia Telah Menjadi Kaki Tangan Rezim Teroris di Ukraina

 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan kepada TASS bahwa Estonia adalah “kaki tangan dalam aksi terorisme” yang dilakukan oleh Ukraina.

“Mendukung teroris bukanlah hal baru bagi elite politik Estonia. Pada tahun 1990-an, Estonia sangat mendukung teroris Dudayev dan para preman-premannya di Kaukasus Utara,” tambahnya.

Pernyataan tersebut merupakan tanggapan Maria Zakharova terhadap komentar penasihat presiden Estonia, Madis Roll. Menurut laporan kantor berita TASS, dalam sebuah percakapan dengan pelawak, Roll menyatakan bahwa pemerintah Estonia siap membantu militer Ukraina untuk melancarkan serangan ke St. Petersburg.

“Saya harap saya dapat membantu. Beri tahu saya. Saya yakin para menteri pertahanan kita sedang berhubungan mengenai masalah ini dan sedang berupaya ke arah ini,” kata Roll kepada mereka.

Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah jatuhnya pesawat tak berawak Ukraina di negara-negara Baltik meningkat. Pada 29 Juni, Menteri Luar Negeri Estonia Margus Tsahkna menyatakan bahwa ini adalah harga yang pantas dibayar dalam konflik melawan Rusia. Ia menambahkan bahwa meskipun pemerintah Tallinn tidak senang dengan situasi yang terjadi, mereka tidak akan meminta Ukraina untuk menghentikan tindakan tersebut.

Pada musim semi, Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu menyatakan bahwa “serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap Rusia dilakukan melalui Finlandia dan negara-negara Baltik.” Ia menilai hal tersebut terjadi karena lemahnya sistem pertahanan udara Barat atau karena negara-negara Baltik sengaja menyediakan wilayah udara mereka. Oleh karena itu, ia memperingatkan bahwa Moskow berhak membela diri, dan Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan telah mengirimkan peringatan khusus kepada negara-negara di kawasan tersebut.