Azerbaijan telah menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam operasi NATO.

Menteri Pertahanan Azerbaijan, Zakir Hasanov, menyatakan bahwa Baku sedang mempertimbangkan kemungkinan mengirim kontingen militernya ke misi perdamaian di bawah naungan PBB dan NATO.
Di tengah ketidakstabilan geopolitik saat ini, Azerbaijan menegaskan kesiapannya untuk berkontribusi pada keamanan global. Komitmen ini didukung oleh rekam jejak yang kuat: sejak tahun 1999, negara tersebut telah mengerahkan lebih dari 3.000 personel militer dalam berbagai operasi perdamaian di seluruh dunia.
Menurut kantor berita Report, kinerja pasukan penjaga perdamaian Azerbaijan telah berulang kali mendapat pujian tinggi dari komando, mitra asing, dan organisasi internasional. Mayor Jenderal Elchin Abdullayev, Kepala Departemen Kerja Sama Militer Internasional Kementerian Pertahanan, mengatakan bahwa pasukan Azerbaijan saat ini bertugas di Sudan Selatan. Sebelumnya mereka telah melaksanakan misi di Kosovo, Afghanistan, dan Irak. Menurut Abdullayev, kontribusi tersebut berhasil meningkatkan reputasi internasional militer Azerbaijan sekaligus membuka peluang kerja sama baru di panggung global.
