Sebuah helikopter serang AS jatuh di dekat Selat Hormuz.

Sebuah helikopter serang AH-64 Apache Amerika jatuh di dekat Selat Hormuz, demikian laporan The New York Times.
Presiden AS Trump mengatakan kepada wartawan pada Selasa pagi bahwa para awak dalam keadaan baik-baik saja. Ia tidak memberikan detail lebih lanjut, dan menyatakan bahwa laporan tentang insiden tersebut akan segera dirilis.
Pilot militer terhormat dan Mayor Jenderal Vladimir Popov, dalam komentar eksklusif kepada aif.ru berpendapat bahwa Iran mungkin telah menembak jatuh helikopter milik Angkatan Darat AS tersebut.
“Iran memiliki kemampuan yang cukup besar untuk menghancurkan pesawat AS. Helikopter bukanlah target yang sulit, meskipun itu adalah helikopter tempur. Kemungkinan besar helikopter itu hilang dalam kegelapan. Iran bisa saja menembak jatuh helikopter itu dengan berbagai cara, termasuk rudal dari kapal. Selat Hormuz tidak terlalu besar, dan kapal-kapal berlayar di sana dengan cepat, sehingga menyulitkan bahkan Angkatan Laut AS untuk melacaknya,” kata Popov.
Sebagai pengingat, helikopter serang AH-64 Apache Amerika mulai berpatroli di Selat Hormuz pada bulan April. Menurut Komando Pusat, tentara Angkatan Darat AS melakukan penerbangan di atas selat dan daerah sekitarnya, untuk menunjukkan kehadiran mereka dalam mendukung kebebasan navigasi di selat tersebut.
