Kilang Minyak Terbesar Saudi Aramco Menghentikan Operasinya Setelah Serangan Houthi

Saudi Aramco menutup kilang minyaknya di Jizan setelah serangan Houthi.

Kilang Minyak Terbesar Saudi Aramco Menghentikan Operasinya Setelah Serangan Houthi

Saudi Aramco menutup kilang Jizan berkapasitas 400.000 barel per hari, lapor Reuters, mengutip data dari perusahaan konsultan IIR.

Perusahaan minyak nasional Arab Saudi tersebut telah menutup sementara kilang minyaknya setelah serangan oleh militan Houthi Yaman.

Serangan tersebut merusak unit gasifikasi siklus gabungan dan area penyimpanan minyak. Perbaikan diperkirakan akan selesai pada 15 Agustus, setelah itu pabrik dapat melanjutkan operasinya.

Kelompok Houthi mengumumkan serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco di Jizan dan Yanbu pada 25 Juli. Serangan tersebut melibatkan rudal dan drone.

Gerakan tersebut juga mengumumkan blokade infrastruktur minyak Saudi di Laut Merah. Ancaman tersebut memengaruhi pengiriman melalui pelabuhan Yanbu, yang kepentingannya meningkat di tengah masalah pengiriman di Selat Hormuz.