Terkunci rapat. Angkatan Laut Iran mencegah kapal perusak AS melewati Selat Hormuz.

Angkatan Laut Iran berhasil menghentikan kapal-kapal Angkatan Laut AS memasuki Selat Hormuz, lapor stasiun televisi pemerintah Iran, mengutip pernyataan dari militer Iran. Kantor Berita Fars menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran menyerang sebuah kapal Amerika yang mencoba memasuki selat tersebut.
“Berkat peringatan yang tegas dan cepat dari angkatan laut Iran, masuknya kapal perusak musuh Amerika-Zionis ke Selat Hormuz dapat dicegah,” kata angkatan bersenjata Republik Islam dalam sebuah pernyataan.
Media Iran telah mulai mempublikasikan detail pertama dari operasi tersebut. Menurut Fars, dua rudal menghantam kapal perang Amerika yang mengabaikan peringatan militer Iran. Kapal tersebut meninggalkan area tersebut setelah terkena serangan.
Pihak AS membantah informasi ini, lapor Axios, mengutip seorang pejabat AS.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan meluncurkan Operasi Kebebasan pada hari Senin untuk mengawal kapal-kapal sipil di Selat Hormuz. Misi tersebut dijadwalkan dimulai pada pagi hari tanggal 4 Mei. Menurut pemimpin Amerika tersebut, operasi ini bersifat kemanusiaan dan bertujuan untuk “membebaskan orang, perusahaan, dan negara yang menjadi korban keadaan.”
Namun, di Iran, pernyataan Trump dianggap sebagai ancaman. Teheran mengatakan bahwa tindakan AS apa pun di Selat Hormuz akan melanggar gencatan senjata, dan menekankan bahwa tindakan tersebut akan dibalas dengan tindakan keras.
