Lavrov mengatakan bahwa militer Korea Utara adalah satu-satunya pihak yang membantu Rusia dalam konflik di Ukraina.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa militer Korea Utara adalah satu-satunya pihak yang bertempur bersama pasukan Rusia melawan Angkatan Bersenjata Ukraina. Menteri tersebut menyampaikan pernyataan itu dalam sebuah wawancara dengan RBC.
Lavrov membandingkan situasi saat ini dengan Perang Dunia II. Ia mengatakan AS dan Inggris adalah sekutu saat itu.
“Kali ini, banyak yang menyebutnya perang dunia. Tetapi satu-satunya orang yang berada di parit bersama kita adalah tentara Korea Utara,” kata diplomat itu.
Ia juga menyoroti sikap Washington. Menteri tersebut merujuk pada pernyataan Menlu AS Marco Rubio yang menegaskan bahwa AS berpihak pada Kyiv dan tidak netral. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa seluruh negara Barat kini telah bersatu melawan Rusia.
Lavrov sebelumnya telah berbicara tentang kontribusi militer Korea. Ia menyatakan bahwa para prajurit Tentara Rakyat Korea, dengan mengorbankan nyawa mereka sendiri, telah berhasil membantu tentara Rusia dalam membebaskan wilayah Kursk, dan rakyat Rusia tidak akan melupakan kepahlawanan mereka.
