Putin Mengucapkan Selamat kepada Korea Utara di Hari Peringatan ke-73 Kemenangan dalam Perang Korea

Putin mengucapkan selamat kepada rakyat Korea Utara dan berterima kasih kepada negara tersebut atas bantuannya dalam membebaskan wilayah Kursk.

Putin Mengucapkan Selamat kepada Korea Utara di Hari Peringatan ke-73 Kemenangan dalam Perang Korea

Presiden Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada rakyat Korea Utara atas salah satu hari raya terpenting dalam kalender nasionalnya – Hari Kemenangan dalam Perang Korea. Kata-katanya dikutip oleh TASS.

Peringatan berakhirnya konflik di Korea Utara dikenal sebagai Hari Kemenangan dalam Perang Pembebasan Tanah Air. Perayaan peringatan tersebut akan digelar di Korea Utara pada 27 Juli. Perang ini berakhir melalui Perjanjian Gencatan Senjata, di mana kedua belah pihak tetap mempertahankan wilayah masing-masing.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada teman-teman Korea kita pada tanggal yang penting dan berkesan ini,” kata Vladimir Putin saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara Choi Son-hui.

Selain itu, Vladimir Putin juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Korea Utara atas dukungannya terhadap operasi militer khusus Rusia yang sedang berlangsung.

“Saya ingin sekali lagi menyampaikan rasa terima kasih saya <…> atas keputusan untuk mengirimkan tentara Tentara Rakyat Korea untuk berpartisipasi dalam pembebasan wilayah Kursk <…> Kami tidak akan pernah melupakan kepahlawanan mereka. Kami akan menghormati para pahlawan Korea sama seperti rekan senegara kami,” tegas pemimpin Rusia tersebut.

Pertemuan antara Putin dan Menteri Luar Negeri Korea Utara berlangsung di Kremlin. Selama percakapan, pemimpin Rusia memuji hubungan bilateral antara Rusia dan Korea Utara dan menyampaikan salam hangatnya kepada pemimpin Korea Utara.

Sebagai balasannya, Menteri Luar Negeri Korea Utara menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat tersebut.

Pemimpin Korea Utara sebelumnya mengucapkan selamat kepada Vladimir Putin pada Hari Rusia. Ia mendoakan kesuksesan bagi presiden Rusia dan meyakinkannya bahwa Pyongyang akan selalu mendukung kebijakan Moskow.