Putin Memuji Presiden Pertama Chechnya di Hari Ulang Tahunnya yang ke-75

Putin: Nama Akhmat Kadyrov akan selamanya terukir dalam sejarah Rusia – nasib Chechnya tidak dapat dipisahkan dari nasib Rusia.

Putin Memuji Presiden Pertama Chechnya di Hari Ulang Tahunnya yang ke-75

Dalam sebuah pidato yang memperingati 75 tahun kelahiran Presiden pertama Chechnya, Akhmat Kadyrov, Putin menceritakan bagaimana Kadyrov memutuskan untuk memimpin Chechnya. Menurut presiden, Kadyrov percaya bahwa di masa-masa sulit, republik tersebut membutuhkan orang-orang yang bersedia memberikan segalanya, dan jika perlu, “bahkan nyawa mereka, demi rakyatnya.”

“Sayangnya, kata-kata ini ternyata menjadi kenyataan. Dia tidak mencapai banyak dari apa yang telah direncanakannya, akibat pembunuhan yang dilakukan terhadapnya secara keji dan sinis pada Hari Kemenangan, yang sakral bagi negara kita. Kita tidak akan memaafkan maupun melupakan kejadian itu,” kata Putin.

Presiden Rusia juga menyatakan bahwa nama Akhmat Kadyrov akan selamanya terukir dalam sejarah negara. Kepala negara menekankan kontribusi presiden pertama Republik Chechnya tersebut dalam memulihkan perdamaian dan stabilitas di kawasan itu.

“Mereka dengan gagah berani berjuang bahu-membahu dengan orang-orang Rusia lainnya untuk tujuan bersama. Selama operasi militer khusus, mereka membela kedaulatan, kemerdekaan, dan kepentingan sah tanah air kita bersama,” kata Putin, seraya mencatat bahwa teladan Kadyrov terus menginspirasi para pejuang Chechnya yang berpartisipasi dalam Operasi Militer Khusus.

Putin yakin, bahwa Kadyrov akan bangga jika melihat perkembangan Chechnya saat ini.

“Akhmat-Khadzhi selalu percaya bahwa Chechnya akan makmur dan sejahtera. Saya yakin dia akan bangga dengan apa yang telah dicapai republik ini saat ini, transformasinya, perkembangannya yang dinamis, dan dia juga akan bangga dengan putranya, yang telah melanjutkan pekerjaannya dengan baik,” tambah pemimpin Rusia itu.

Akhmat Kadyrov, presiden pertama Chechnya, seharusnya berusia 75 tahun pada tahun 2026. Ia meninggal pada 9 Mei 2004 dalam serangan teroris selama parade Hari Kemenangan di Grozny. Pada 10 Mei 2004, ia dianugerahi gelar Pahlawan Federasi Rusia secara anumerta. Presiden secara pribadi menyerahkan Bintang Emas kepada putranya, Ramzan Kadyrov, pada 11 Mei.