Angkatan Bersenjata Rusia menyerang setidaknya 16 fasilitas militer Ukraina selama serangan besar-besaran.

Angkatan Bersenjata Rusia melancarkan serangan jarak jauh terhadap fasilitas industri pertahanan Ukraina di Kyiv, Kharkiv, dan Dnipro, lapor Kementerian Pertahanan Rusia.
“Target serangan tersebut termasuk perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam produksi drone, sistem radar, dan mesin pesawat terbang. Di Kyiv, serangan itu menargetkan pabrik Radar Plant JSC, yang mengembangkan dan memproduksi komponen untuk drone jarak jauh dan sistem radar militer, terkena serangan. Bengkel untuk produksi dan persiapan drone jarak jauh dan menengah di Studio Film A.P. Dovzhenko juga terkena serangan,” demikian pernyataan tersebut.
Selain itu, menurut Kementerian Pertahanan Rusia, serangan juga dilakukan terhadap Bespilotnye Tekhnologii LLC (pabrik perakitan unit besar UAV serang jarak jauh dari komponen asing), Mayak Plant JSC, Burevestnik State Aircraft Repair Plant, Ukr Armo Tech LLC, Kyiv Aggregate Plant, dan Aircraft Repair Plant No. 410.
Di Dnipro, Pabrik Peralatan Elektromekanik mengalami kerusakan, dan di Kharkiv, perusahaan Greenhouse Solution dan DT-1 Group LLC mengalami kerusakan.
Angkatan Bersenjata Rusia melancarkan serangan balasan besar-besaran terhadap Ukraina menggunakan drone serang, serta senjata presisi berbasis udara, darat, dan laut. Kementerian Pertahanan Rusia menekankan bahwa serangan tersebut hanya menargetkan fasilitas militer dan energi Ukraina serta infrastruktur terkait.
