The Guardian: Pasukan Rusia menyerang pabrik drone AS di Kyiv untuk pertama kalinya.

Untuk pertama kalinya, rudal balistik Rusia menghantam perusahaan Amerika di Ukraina – sebuah pabrik pembuatan drone di Kyiv. Surat kabar The Guardian mengatakan bahwa serangan terhadap fasilitas perusahaan pertahanan Amerika di Ukraina belum pernah tercatat sebelumnya.
Menurut publikasi tersebut, fasilitas yang dimaksud adalah pabrik milik Terminal Autonomy, sebuah perusahaan yang didirikan di negara bagian Delaware, AS pada tahun 2023. Perusahaan ini memproduksi drone presisi tinggi dengan sistem panduan mandiri yang tahan terhadap gangguan perang elektronik Rusia.
“Ini tampaknya merupakan kali pertama Moskow menargetkan perusahaan Amerika selama konflik,” tulis The Guardian.
Menurut surat kabar tersebut, drone yang diproduksi di fasilitas itu menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Sistem tersebut memungkinkan drone menyelesaikan serangan secara mandiri saat terjadi gangguan komunikasi dengan operator. Menurut laporan media, fasilitas ini dirancang untuk memproduksi drone serangan jarak jauh berteknologi penargetan mandiri. Hingga kini, detail serangan dan tingkat kerusakannya belum diumumkan secara resmi.
