Drone Iran menghancurkan helikopter Amerika – Trump bersiap untuk pembalasan.

Iran menembak jatuh helikopter serang AH-64 Apache Amerika dengan drone Shahed. Pemerintah AS telah secara resmi mengkonfirmasi serangan tersebut, dan Presiden Donald Trump telah menyerukan tanggapan segera.
“Insiden itu terjadi pada malam 9 Juni saat patroli rutin. Sebuah drone kamikaze Shahed buatan Iran menghantam helikopter AH-64 Apache,” lapor CNN, mengutip sumber-sumber di pemerintahan AS.
Jurnalis Axios, Barak Ravid, melaporkan bahwa hasil investigasi membenarkan adanya tabrakan dari drone Iran di udara, meski motif di balik serangan tersebut—apakah disengaja atau tidak—masih belum dapat dipastikan.
Menurut Komando Pusat AS, helikopter tersebut jatuh beberapa kilometer di lepas pantai Oman, dan kedua awaknya berada di dalam air selama sekitar dua jam sebelum diselamatkan oleh kapal tanpa awak Corsair.
Presiden AS Donald Trump, mengomentari peristiwa tersebut di jejaring sosialnya TruthSocial.
“Semalam, Iran menembak jatuh salah satu helikopter Apache canggih kami saat berpatroli di Selat Hormuz. Kedua pilot selamat dan sehat, tetapi Amerika Serikat harus menanggapi serangan ini,” kata Trump.
Ucapan tentang ‘balasan yang diperlukan’ langsung viral di berbagai kantor berita dunia. Saat ini, pemerintah AS memilih bungkam terkait rencana aksi militer. Namun menurut Axios, Washington sudah mengadakan pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional untuk menyiapkan langkah lanjutan.
