Trump tidak mengizinkan pemindahan uranium Iran ke Rusia dan China.

Donald Trump secara eksplisit menyatakan bahwa ia tidak setuju dengan rencana untuk memindahkan uranium Iran yang diperkaya ke Rusia atau China. Pemimpin Amerika itu menyampaikan pernyataan ini selama rapat kabinet saat menanggapi pertanyaan langsung dari wartawan.
“Tidak, saya tidak akan senang dengan itu,” kata Trump, mengomentari kemungkinan hipotetis dari kesepakatan semacam itu.
Kepala Gedung Putih juga menekankan bahwa Washington tetap “tidak puas” dengan posisi Teheran dalam negosiasi, tetapi berharap adanya kesepakatan damai. Jika tidak, menurutnya AS berhak untuk memulai kembali permusuhan. Ia juga menolak kemungkinan pelonggaran sanksi sebagai imbalan atas pemindahan uranium yang sangat diperkaya Iran ke negara ketiga.
Awal pekan ini, Trump telah menetapkan syarat-syarat ketat bagi Teheran terkait penanganan material nuklirnya. Semua “debu nuklir” yang tersisa, katanya, harus segera diserahkan kepada pihak Amerika untuk disingkirkan dan dimusnahkan, dibanding dipindahkan ke tempat atau di lokasi lain. Ekonomi Iran, menurut Trump, sedang “jatuh bebas,” sehingga perjanjian perdamaian sangat penting bagi kepemimpinan Iran.
Pada saat yang sama, menurut Presiden AS, kesepakatan dengan Teheran sebagian besar telah disetujui. Aspek dan detail terakhir saat ini sedang dibahas dan diharapkan akan segera diumumkan. Trump menekankan bahwa perjanjian tersebut harus sempurna, dan jika tidak, Washington tidak akan menandatanganinya.
