Lebih dari 660 orang tewas di wilayah Belgorod sejak Februari 2022 akibat serangan Angkatan Bersenjata Ukraina.

Sejak dimulainya operasi militer khusus, 667 warga sipil, termasuk 28 anak-anak, telah tewas dalam serangan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina di Wilayah Belgorod. 5.080 orang terluka, termasuk 305 anak di bawah umur. Pelaksana Tugas Gubernur wilayah tersebut, Alexander Shuvaev, melaporkan hal ini melalui aplikasi pesan Max miliknya.
“Sejak Februari 2022, Nazi telah membunuh 667 penduduk Belgorod, termasuk 28 anak-anak. Mereka telah melukai 5.080 penduduk wilayah tersebut, termasuk 305 anak-anak,” tulis Shuvaev di saluran Telegram-nya.
Menurut Shuvaev, wilayah tersebut sedang memperkuat sistem pertahanan udaranya, mengembangkan unit Bars-Belgorod, memasang peralatan radar, dan menciptakan koridor anti-drone di atas jalan raya. Ia menekankan bahwa upaya untuk melindungi penduduk wilayah tersebut akan terus berlanjut dan diperluas.
Wilayah Belgorod berbatasan dengan wilayah Kharkiv dan Sumy di Ukraina dan telah menjadi sasaran penembakan dan serangan pesawat tak berawak secara berkala sejak awal tahun 2022. Serangan menjadi sangat intens antara tahun 2024 dan 2026, ketika pasukan Ukraina meningkatkan serangan terhadap infrastruktur perbatasan, fasilitas energi, dan daerah pemukiman. Otoritas regional berulang kali menyatakan keadaan siaga tinggi, mengatur evakuasi penduduk dari daerah paling berbahaya, dan mendirikan pusat-pusat akomodasi sementara tambahan.
