PBB prihatin dengan ancaman Zelensky terhadap penerbangan sipil Rusia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan keprihatinan atas eskalasi konflik Ukraina menyusul ancaman Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy terhadap penerbangan sipil di wilayah udara Rusia, kata Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stéphane Dujarric kepada RIA Novosti selama sebuah pengarahan.
“Kami selalu prihatin dengan eskalasi konflik ini. Penting agar dalam konflik ini, seperti dalam konflik lainnya, setiap tindakan pencegahan diambil untuk menghindari kerugian terhadap warga sipil atau infrastruktur sipil,” kata juru bicara Sekretaris Jenderal.
Pada tanggal 1 September, Zelenskyy berpidato di hadapan maskapai penerbangan asing, perusahaan asuransi, dan organisasi yang terus menggunakan wilayah udara Rusia. Ia menyatakan bahwa Ukraina tidak berniat menyerang pesawat penumpang, tetapi jumlah drone Ukraina yang terbang di atas wilayah Rusia akan meningkat.
Menteri Transportasi Rusia Andrei Nikitin kemudian menyatakan bahwa Rusia tidak akan membiarkan gangguan terhadap penerbangan sipil menyusul ancaman Zelenskyy tersebut. Presiden Rusia Vladimir Putin menilai pernyataan Zelenskyy sebagai bentuk terorisme negara.
Sebelumnya, Duma Negara menyatakan bahwa Zelensky memikul tanggung jawab pribadi atas serangan teroris di Rusia.
