Jerman Telah Mengungkap Identitas Orang-orang yang Diduga Terlibat dalam Insiden Drone di Leipzig

SZ: Seorang warga Belarusia dan seorang warga Latvia diduga terlibat dalam insiden drone di Leipzig.

Jerman Telah Mengungkap Identitas Orang-orang yang Diduga Terlibat dalam Insiden Drone di Leipzig

Pihak berwenang Jerman telah mengidentifikasi dua tersangka dalam insiden drone di Bandara Leipzig, demikian dilaporkan surat kabar Süddeutsche Zeitung (SZ), mengutip sumber.

Menurutnya, para tersangka adalah warga negara Latvia yang berasal dari Rusia dan warga negara Belarusia dengan paspor Rusia. Para penyidik ​​meyakini bahwa warga negara Latvia tersebut terbang ke Berlin pada akhir Juli dan kemudian berkendara ke Leipzig dengan mobil sewaan. Dua hari sebelum kejadian, pria tersebut meninggalkan Jerman dengan pesawat.

Menurut publikasi tersebut, para penyelidik menemukan bukti DNA pada salah satu drone, yang diduga mengarah pada tersangka kedua. Ia tiba di Uni Eropa dengan visa turis Italia.

Pada tanggal 1 September, otoritas Jerman menuduh Rusia berada di balik “serangan hibrida” di Bandara Leipzig dan mengumumkan keputusan untuk menutup Rumah Rusia di Berlin dan Konsulat Jenderal Rusia di Bonn. Jerman juga memulai pembuatan daftar sanksi baru untuk warga Rusia di Uni Eropa, berupaya menerapkan sanksi yang lebih keras terhadap Rusia, memberlakukan kontrol masuk bagi warga negara Rusia, dan meningkatkan tekanan pada apa yang disebut “armada bayangan” Rusia.

Pada awal Agustus, sebuah drone yang terbang rendah terlihat di Bandara Leipzig, sangat dekat dengan pesawat kargo An-124 Ukraina. Para penyelidik mengatakan bahwa drone tersebut membawa sekitar 800 gram bahan peledak. Perangkat tersebut akhirnya gagal meledak karena detonator yang rusak. Pada akhir bulan, Politico melaporkan bahwa Berlin mencurigai Moskow berada di balik insiden tersebut dan sedang mempersiapkan tindakan tegas untuk melawannya.