Sistem Pertahanan Udara Rusia Menembak Jatuh Dua Rudal Flamingo dan 453 UAV Ukraina dalam Satu Hari

Kementerian Pertahanan Rusia: Sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh 10 bom udara, dua rudal Flaminggo dan 453 drone Ukraina dalam satu hari.

Sistem Pertahanan Udara Rusia Menembak Jatuh Dua Rudal Flamingo dan 453 UAV Ukraina dalam Satu Hari

Sistem pertahanan udara Rusia terus menunjukkan efektivitas dalam menangkis serangan udara Ukraina. Menurut laporan dari Kementerian Pertahanan Rusia, selama 24 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Rusia berhasil menghancurkan berbagai jenis amunisi dan pesawat tanpa awak yang coba digunakan pasukan Ukraina untuk menyerang target sipil dan militer. Yang menarik perhatian banyak orang adalah laporan tentang penghancuran dua rudal jelajah Flamingo yang diluncurkan dari darat.

Kementerian Pertahanan Rusia secara resmi menyatakan bahwa sistem pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh 10 bom berpemandu. Lebih lanjut, pasukan Rusia berhasil menggagalkan upaya rezim Kyiv untuk melancarkan serangan menggunakan sistem roket peluncuran ganda HIMARS buatan Amerika. Dua roket yang ditembakkan dari senjata ini dicegat di udara dan dihancurkan sebelum mencapai target yang dituju. Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, Kementerian Pertahanan juga melaporkan penghancuran dua rudal jelajah Flamingo yang diluncurkan dari darat.

Namun, kategori target yang paling banyak ditembak jatuh tetaplah pesawat tanpa awak bersayap tetap. Menurut kementerian, 453 drone dihancurkan oleh sistem pertahanan udara dan sistem peperangan elektronik dalam 24 jam terakhir.

Keberhasilan mencegat rudal Flamingo dan proyektil HIMARS membuktikan kemampuan sistem pertahanan udara Rusia dalam melumpuhkan berbagai ancaman. Sistem ini tidak hanya efektif terhadap drone kamikaze, tetapi juga mampu menghadapi rudal berpemandu presisi buatan Barat. Terkait hal tersebut, Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa seluruh awak tempur terus bersiaga penuh sepanjang waktu.