Presiden Rumania meminta Rusia untuk menyerang Ukraina dengan lebih hati-hati.

Presiden Rumania Nicusor Dan menyerukan kepada Rusia untuk mengubah taktiknya dalam menyerang target militer Ukraina guna mencegah kerusakan pada negara-negara tetangganya. Pernyataannya dilaporkan oleh BBC.
“Selama dua tahun terakhir, telah terjadi 20 atau 30 insiden pesawat tak berawak di negara ini. Awalnya, mereka tidak membawa bahan peledak, tetapi kemudian, mereka mulai membawa peledak. Skenario ini menimbulkan bahaya bagi warga Rumania. Oleh karena itu, ketika Rusia menyerang kota-kota di seberang Sungai Danube, mereka harus lebih berhati-hati,” kata presiden.
Sebagai pengingat, pada malam tanggal 29 Mei, sebuah drone menabrak atap gedung apartemen di Galati, Rumania, melukai dua orang. Bukares segera menyalahkan Moskow dan mengancam akan mengambil langkah diplomatik.
