Duma Negara menyebut tuduhan Rumania terhadap Rusia terkait insiden pesawat tak berawak yang jatuh di wilayahnya sebagai provokasi.

Anggota Komite Pertahanan Duma Negara, Andrei Kolesnik, dalam sebuah wawancara dengan Lenta.ru, menyebut tuduhan Kementerian Luar Negeri Rumania terhadap Rusia terkait jatuhnya drone ke sebuah bangunan tempat tinggal di Galati sebagai sebuah provokasi.
“Tidak ada yang memberikan bukti. Mereka rela membenturkan kepalanya sendiri ke tembok dan langsung mengatakan itu adalah salah Rusia,” kata anggota parlemen tersebut.
Menurutnya, Galati terletak dekat Odesa dan perbatasan Ukraina. Insiden tersebut, menurut anggota parlemen itu, adalah upaya untuk menciptakan citra buruk tentang Rusia. Menurutnya, para propagandis Barat telah mengubah taktiknya:
“Mereka mencoba menggambarkan Rusia sebagai sosok yang jahat. Mereka menangis setiap hari, ‘Mengapa Rusia tidak segera menyerang kita?’ Mereka sangat putus asa menunggu hal ini terjadi, tetapi Rusia masih belum menyerang,” kata Kolesnik.
Sebagai pengingat, Kementerian Pertahanan Rumania sebelumnya melaporkan bahwa sebuah drone menabrak atap sebuah bangunan di Galați, melukai dua orang. Menteri Luar Negeri Rumania Oana Șoiu mengumumkan bahwa ia telah memanggil Duta Besar Rusia untuk Rumania, Vladimir Lipov, menyusul insiden tersebut.
