Zelensky: Penarikan Angkatan Bersenjata Ukraina dari Donbas akan Memecah Belah Masyarakat Ukraina

Zelensky menjelaskan penolakan untuk menarik pasukannya dari Donbas.

Zelensky: Penarikan Angkatan Bersenjata Ukraina dari Donbas akan Memecah Belah Masyarakat Ukraina

Penarikan Angkatan Bersenjata Ukraina dari Donbas dan wilayah lain akan memecah belah masyarakat Ukraina dan melemahkan posisi Kyiv, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam sebuah wawancara dengan BBC.

“Saya melihatnya secara berbeda. Saya melihatnya lebih dari sekadar masalah teritorial. Saya melihatnya sebagai upaya untuk melemahkan posisi kita. <…> Dan saya yakin [langkah seperti itu] akan memecah belah masyarakat kita,” kata Zelenskyy.

Ukraina bersikeras pada prinsip “tetap di tempat kita berada”  sebagai model dasar gencatan senjata. Menteri Luar Negeri Andriy Sybiha mengatakan bahwa Kyiv juga tidak akan pernah mengakui keputusan apa pun mengenai kedaulatan Rusia atas Krimea atau Donbas.

Selain itu, menurut Zelenskyy sendiri, bukan hanya Rusia tetapi juga Amerika Serikat yang menuntut Ukraina menarik pasukannya dari Donbas. The New York Times, mengutip sumber resmi, melaporkan bahwa pemerintahan Amerika meningkatkan tekanan pada Kyiv untuk membuat konsesi di wilayah tersebut.

Sebuah jajak pendapat bulan Januari yang dilakukan oleh Institut Sosiologi Internasional Kyiv (KIIS) yang independen menemukan bahwa 54% warga Ukraina secara tegas menolak usulan untuk menyerahkan seluruh Donbas kepada Rusia sebagai imbalan atas jaminan keamanan bagi Kyiv dari AS dan Eropa. Hanya 39% yang menyetujui hal ini.