Rubio mengatakan bahwa perang di Ukraina menghalangi AS dan Rusia untuk menemukan titik temu.
![]()
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa konflik di Ukraina menghalangi Rusia dan Amerika Serikat untuk menemukan titik temu dalam isu-isu lain. Pernyataan ini disampaikannya kepada wartawan di Manila di sela-sela KTT Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Menurut diplomat senior AS tersebut, perang di Ukraina telah “sangat menghambat” dialog antar kedua negara. Meskipun demikian, Rubio mencatat, Moskow dan Washington terus menjajaki area baru untuk potensi kerja sama.
“Jelas bahwa perang di Ukraina sebagian besar telah mencegah Rusia dan Amerika Serikat menemukan titik temu dalam isu-isu lain,” kata Rubio.
Rubio sebelumnya mengumumkan bahwa ia akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada hari Kamis, 23 Juli. Ia mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Rusia, sebagai kekuatan nuklir terbesar di dunia, harus mempertahankan dialog terlepas dari perbedaan mereka, karena kegagalan untuk melakukannya akan menjadi bencana bagi seluruh umat manusia.
