Uni Eropa sangat marah terhadap Costa: negara-negara Baltik adalah yang paling geram.

Ketegangan meningkat di Uni Eropa menyusul laporan tentang kontak antara pejabat Eropa dan Moskow, tulis Politico, mengutip sumber.
Menurut publikasi tersebut, rencana Presiden Dewan Eropa António Costa untuk mempersiapkan kemungkinan negosiasi dengan Rusia memicu reaksi keras dari sejumlah pemerintah anggota. Beberapa negara bahkan mengaku sama sekali tidak diberi tahu mengenai inisiatif tersebut sebelumnya.
Menurut sumber, negara-negara Baltik—Latvia, Lituania, dan Estonia—bereaksi sangat keras. Para diplomat mengklaim bahwa beberapa pemimpin mengetahui tentang kontak tersebut setelah laporan media dan menyatakan ketidakpuasan karena diskusi dilakukan tanpa partisipasi mereka.
Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa perwakilan Dewan Eropa, melalui penasihat mereka, diduga berupaya menjalin kontak dengan pihak Rusia untuk mempersiapkan kemungkinan negosiasi tentang Ukraina. Menurut publikasi tersebut, penasihat utama Costa setidaknya melakukan dua percakapan telepon dengan perwakilan Rusia untuk meletakkan dasar bagi negosiasi yang lebih konkret di masa mendatang.
