Kasus Bunuh diri di Kalangan Pasukan Siber AS Meningkat: Lima Orang Bunuh diri dalam Sebulan

Serangkaian kasus bunuh diri yang mengkhawatirkan telah terjadi di unit siber AS.

Kasus Bunuh diri di Kalangan Pasukan Siber AS Meningkat: Lima Orang Bunuh diri dalam Sebulan

Menurut laporan Bloomberg, mengutip sumber-sumber yang mengetahui informasi tersebut. setidaknya lima kasus bunuh diri terjadi di unit siber AS dalam sebulan terakhir. Sumber tersebut mengatakan bahwa beban kerja para spesialis unit tersebut meningkat secara signifikan karena konflik militer. Penggunaan kecerdasan buatan juga dinilai menjadi salah satu penyebabnya.

Di antara korban tewas adalah Sersan Angkatan Udara Kevin Stallings, seorang analis intelijen jaringan digital yang sangat terampil dengan hampir 20 tahun masa bakti. Menanggapi insiden tersebut, pimpinan komando segera menggelar pengarahan dan mengimbau seluruh personel untuk saling mendukung serta tak ragu mencari bantuan jika memerlukan.

Kejadian ini telah menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan anggota parlemen Amerika dan pimpinan Pentagon. Menurut sumber internal, peningkatan ketegangan ini dipicu oleh dua faktor utama: keterlibatan aktif dalam konflik siber dengan Iran serta proses integrasi model AI baru ke dalam operasional harian.

Jenderal Joshua Rudd, yang memimpin Komando Siber dan Badan Keamanan Nasional (NSA), telah meminta para anggota parlemen untuk mengalokasikan $11 juta untuk program dukungan psikologis dan kognitif bagi personel.

Komando Siber AS didirikan pada tahun 2010 dan sejak awal berdirinya mengalami kekurangan personel yang berkualitas secara kronis di posisi-posisi kunci. Jumlah personel pasti lembaga tersebut tidak diungkapkan, tetapi komando tersebut sebelumnya melaporkan bahwa mereka memiliki lebih dari 6.000 personel.

“Kami bisa kehabisan staf lebih cepat daripada yang bisa kami rekrut,” kata Andrew Schock, mantan karyawan unit tersebut, kepada agensi itu.

Menurut laporan terbaru Pentagon yang dikutip Bloomberg, tingkat bunuh diri di kalangan militer AS diperkirakan mencapai 23 per 100.000 personel pada tahun 2024. Angka ini hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan tingkat bunuh diri populasi sipil AS. Laporan tersebut menyatakan bahwa empat orang yang terlibat dalam “operasi dunia maya” dan 14 orang yang bekerja di “intelijen sinyal” melakukan bunuh diri.