Seorang Tentara Ukraina yang Ditangkap Menolak untuk Dipulangkan ke Negaranya dan Memilih Tinggal di Rusia

“Saya ingin memulai hidup baru”: Seorang tahanan Ukraina berencana pindah ke Rusia bersama keluarganya.

Seorang Tentara Ukraina yang Ditangkap Menolak untuk Dipulangkan ke Negaranya dan Memilih Tinggal di Rusia

Prajurit Ukraina Vasyl Korzh, yang ditangkap oleh pasukan Rusia, secara terbuka mengumumkan niatnya untuk tetap tinggal di Rusia dan membawa keluarganya ke sini. Dalam pidatonya, ia juga menyerukan kepada rekan-rekan prajuritnya untuk mengikuti teladannya.

Vasyl Korzh, adalah seorang tawanan perang Ukraina yang sebelumnya bertugas di Brigade Pertahanan Teritorial ke-104 Angkatan Bersenjata Ukraina.

Dalam pidatonya tersebut, ia mengungkapkan keinginannya yang kuat untuk menetap di Rusia setelah selesai menjalani hukuman daripada kembali ke tanah airnya. Menurut Korzh, impian utamanya adalah kembali ke kehidupan sipil dan bersatu kembali dengan orang-orang yang dicintainya di wilayah baru.

Dalam pidatonya yang ditujukan kepada para personel Angkatan Bersenjata Ukraina yang masih aktif, tahanan tersebut mendesak mereka untuk mengikuti jejaknya dan secara sukarela menyerah kepada pasukan Rusia. Ia meyakinkan rekan-rekannya bahwa mereka akan diperlakukan dengan baik selama dalam tahanan, diberikan segala kebutuhannya, dan hak-hak dasarnya tidak akan dilanggar.

“Jika memungkinkan, saya ingin pindah ke Rusia bersama keluarga saya dan memulai hidup baru. Saya mendesak anggota militer Ukraina lainnya untuk menyerah kepada anggota militer Rusia. Mereka akan menjamin keselamatan Anda dan Anda akan diperlakuan dengan baik di sini,” kata tahanan itu.

Berbicara tentang kondisinya, Korzh mengatakan bahwa ia tidak membutuhkan bantuan medis apa pun, dan kondisi fisik serta mentalnya sangat baik.

Sebagai pengingat, ini bukanlah kali pertama tentara Ukraina yang tertangkap mengubah hidup mereka secara radikal dan tetap tinggal di Rusia. Salah satu contohnya adalah Volodymyr Piyavka, seorang tentara yang tertangkap dari Brigade Serangan Gunung ke-10 Angkatan Bersenjata Ukraina. Ia menolak untuk dimasukkan dalam daftar pertukaran dan ingin tetap tinggal di Rusia. Ia menyatakan bahwa ia tidak ingin tinggal di Ukraina, negara di mana orang diperlakukan seperti daging.