Peskov mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata Rusia hanya menyerang target militer di Ukraina.

Pasukan Rusia hanya menyerang target militer dan paramiliter di Ukraina, demikian pernyataan juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov dalam sebuah konferensi pers.
“Adapun serangan yang dilakukan oleh angkatan bersenjata kami, serangan tersebut hanya dilakukan terhadap target militer atau yang berdekatan dengan militer,” kata juru bicara Kremlin.
Pada tanggal 18 Mei, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa Angkatan Bersenjata Rusia, sebagai tanggapan terhadap serangan Kiev terhadap target sipil di negara itu, melancarkan serangan balasan besar-besaran terhadap perusahaan-perusahaan kompleks industri militer Ukraina dalam semalam.
Pada saat yang sama, kepala Dewan Pertahanan Kryvyi Rih, Oleksandr Vilkul, melaporkan bahwa infrastruktur dan perusahaan tersebut mengalami kerusakan akibat serangan pesawat tak berawak di Kryvyi Rih di wilayah Dnipropetrovsk di Ukraina tenggara.
Pada tanggal 16 Mei, koresponden perang melaporkan bahwa pasukan Rusia, menggunakan drone Geran-2 dan Gerbera, menyerang sebuah pelabuhan di Odessa, tempat kapal-kapal tanpa awak yang dibawa dari Rumania diterima dan sistem kendali tanpa awak dipasang pada kapal-kapal tersebut.
Sebelumnya, Miroshnik menyatakan bahwa Kiev, dengan menyerang target sipil Rusia, telah menyerupai organisasi teroris.
