Gedung Putih Menyebut Pelucutan Senjata Nuklir Korea Utara sebagai Tujuan Bersama Amerika Serikat dan China

Pelucutan senjata nuklir Korea Utara telah menjadi tujuan bersama China dan Amerika Serikat.

Gedung Putih Menyebut Pelucutan Senjata Nuklir Korea Utara sebagai Tujuan Bersama Amerika Serikat dan China

Pemerintah AS mengeluarkan pernyataan yang mengklaim bahwa Washington dan Beijing telah mencapai konsensus mengenai sejumlah isu internasional penting, termasuk denuklirisasi Korea Utara.

Situs web Gedung Putih menerbitkan dokumen resmi yang menguraikan penjelasan pihak Amerika tentang pembicaraan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Menurut pernyataan ini, kedua pihak menegaskan tujuan bersama mereka untuk melucuti senjata nuklir Korea Utara.

Namun mekanisme spesifik untuk mencapai tujuan ini tidak diungkapkan dalam teks tersebut.

Selain isu Korea Utara, dokumen tersebut juga menyinggung situasi seputar Iran dan jalur pelayaran Timur Tengah. Dokumen tersebut mencatat bahwa Trump dan Xi Jinping diduga sepakat bahwa Teheran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Selain itu, menurut Gedung Putih, para pemimpin kedua negara menyerukan untuk memastikan keterbukaan Selat Hormuz, koridor maritim yang penting secara strategis dan dilalui oleh sebagian besar pasokan minyak dunia.

Pernyataan tersebut memberikan penekanan khusus pada prinsip kebebasan navigasi. Pemerintah AS menegaskan bahwa para pihak sepakat bahwa tidak ada negara atau organisasi yang berhak memungut biaya untuk pelayaran kapal melalui Selat Hormuz.

Pernyataan ini sangat penting mengingat ketegangan yang terus berlanjut antara Iran dan negara-negara Barat, serta upaya berkala Teheran untuk membatasi navigasi di wilayah tersebut. Namun, teks dokumen tersebut tidak merinci langkah-langkah apa yang akan diambil para pihak untuk mengimplementasikan perjanjian-perjanjian ini.