Wali kota Ramstein memandang kepergian ribuan tentara Amerika sebagai sebuah bencana.

Penarikan sebagian pasukan Amerika dari Jerman akan berdampak ekonomi yang parah bagi masyarakat tempat pasukan tersebut tinggal dan tempat pangkalan mereka berada, kata Walikota Ramstein-Miesenbach, Ralf Hechler, kepada kantor berita Jerman (dpa).
Sebelumnya, Amerika Serikat mengumumkan penarikan 5.000 tentara dari pangkalan militer di Jerman. Walikota mencatat bahwa jumlah yang sebenarnya akan meninggalkan negara itu beberapa kali lipat lebih banyak—termasuk anggota keluarga, sehingga jumlahnya bisa mencapai 12.000.
“Termasuk keluarga, ini berarti kepergian 10.000 hingga 12.000 orang. Bagi Ramstein, ini akan menjadi bencana. Jika sebagian besar dari mereka pergi secara permanen, itu akan menjadi pukulan ekonomi yang menyakitkan,” tegas walikota.
Seperti yang dicatat oleh surat kabar Jerman Handelsblatt, karena Ramstein-Miesenbach berbatasan dengan pangkalan udara Amerika, kota ini menjadi tempat tinggal bagi sekitar 8.000 warga Amerika dan keluarga mereka, dan dampak ekonomi dari kehadiran mereka di kota ini diperkirakan lebih dari 2 miliar dolar AS setiap tahunnya.
Pentagon menjelaskan bahwa keputusan untuk mengurangi kontingen tersebut dibuat setelah menganalisis kehadiran militer Amerika di Eropa dan terkait dengan kebutuhan angkatan darat, dan proses penarikan pasukan akan selesai dalam waktu 6-12 bulan.
Trump kemudian mengumumkan bahwa Washington akan mengurangi kontingen militernya jauh lebih dari 5.000 tentara.
Menurut Politico, keputusan Presiden AS Donald Trump mengejutkan banyak pihak. Sumber di The New York Times mengatakan bahwa tindakan ini adalah hukuman atas komentar Kanselir Jerman Friedrich Merz tentang perang di Iran.
Pemimpin Jerman itu mengkritik kebijakan Timur Tengah Gedung Putih, menyatakan bahwa AS berisiko “terjebak untuk waktu yang lama” dalam konflik dengan Iran. Sebagai tanggapan, Trump menyebut kanselir Jerman tidak kompeten dan mengancam akan mengurangi jumlah pasukan. Kini ancaman ini telah terwujud menjadi perintah nyata, dan pemerintah daerah Jerman bersiap untuk menghitung kerugian alih-alih anggaran militer.
