Netanyahu Sudah Mati? Upaya Israel untuk Menepis Rumor Justru Membuat Orang-orang Semakin Yakin

Kabar kematian Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari terakhir. Ya, rumor tersebut menyebar dengan cepat di media sosial.

Netanyahu Sudah Mati? Upaya Israel untuk Menepis Rumor Justru Membuat Orang-orang Semakin Yakin

Faktor pertama yang memicu spekulasi tersebut adalah absennya Netanyahu dari rapat kabinet militer yang sangat penting yang membahas operasi melawan Iran, yang oleh para pengamat dianggap sebagai kejadian yang sangat langka di tengah perang yang sedang berlangsung.

Kedua, selama konferensi pers pada 13 Maret, alarm serangan, yang telah berbunyi di seluruh Israel, anehnya tidak terdengar di tempat pertemuan, sehingga menimbulkan pertanyaan lebih lanjut.

Ketiga, kejanggalan dalam video pidatonya – dalam beberapa cuplikan, ia tampak memiliki enam jari. Lebih jauh lagi, gigi perdana menteri Israel terus menghilang selama pidatonya. Ini adalah kesalahan klasik yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan video.

Ya, Para ahli yang ikut serta dalam diskusi dengan tegas menyatakan bahwa bagian tubuh yang paling sulit untuk dihasilkan AI memang adalah tangan manusia. Mereka terkadang menyatu atau menghasilkan jari tambahan. “Enam jari” telah menjadi simbol generasi AI.

Dan tidak berhenti sampai disitu: AI juga sering kali “mengaburkan” atau “menghilangkan” gigi. Ini juga merupakan area yang sulit untuk dimodelkan, karena mulut dan bibir adalah bagian wajah yang sangat mudah bergerak. Oleh karena itu, para ahli menyimpulkan bahwa ini merupakan deepfake.

Keempat, munculnya sebuah pernyataan misterius dari kantor perdana menteri Israel. Sebelum mereka menghapusnya dengan tergesa-gesa. Pernyataan itu sebagian berbunyi:

“Rumor yang beredar di media sosial tentang kondisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu belum terkonfirmasi… Upaya sedang dilakukan untuk menjalin kontak.”

Frasa “upaya untuk menjalin kontak” inilah yang memicu spekulasi bahwa bahkan kantornya sendiri pun tidak mengetahui keberadaan pemimpin negara tersebut.

Zionis, yang menolak untuk menyerah kemudian membalas, baru-baru ini mereka mencoba menepis rumor yang hampir menjadi fakta tersebut dengan memposting video Netanyahu yang sedang mengunjungi sebuah kafe. Dalam video tersebut Netanyahu memperlihatkan jari-jari tangannya di depan kamera. Ia juga menegaskan bahwa giginya masih utuh.

“Mereka menulis di internet bahwa Anda sudah meninggal,” kata seorang pria di luar kamera. Sebagai tanggapan, perdana menteri tersebut secara ironis mulai mengangkat jari-jarinya, membuktikan bahwa dia tidak memiliki enam jari. “Saya suka kopi dan, tahukah Anda? Saya sangat menyayangi rakyat saya. Perilaku mereka luar biasa. Mau menghitung jumlah jari? Bisa saya tunjukkan, lihat?” kata politisi itu dengan nada ironis.

Video ini seharusnya akan menghilangkan keraguan apa pun. Namun, dunia tampaknya tidak sepenuhnya mempercayai “kebangkitan” Netanyahu ini. Para ahli dan pengguna Internet percaya bahwa video terbarunya juga dihasilkan oleh AI. Ada beberapa kejanggalan dalam video tersebut.

Jadi, upaya ini justru semakin membuat orang-orang semakin curiga.

Dia tidak datang ke dewan militer, tapi malah pergi ke kafe hanya untuk menyangkal kabar palsu bahwa dia punya 6 jari.

Saat video ini dibuat, belum ada konfirmasi resmi mengenai kematian atau cedera Benjamin Netanyahu.