Para Pejabat Pemerintah Lithuania Berhamburan dan Mencoba Berlindung di Bunker karena Adanya Peringatan Serangan Udara

Para politisi Lituania dievakuasi ke tempat perlindungan karena ancaman udara.

Para Pejabat Pemerintah Lithuania Berhamburan dan Mencoba Berlindung di Bunker karena Adanya Peringatan Serangan Udara

Peringatan serangan udara dikeluarkan di wilayah Vilnius, Lithuania, pada pagi hari tanggal 20 Mei karena sebuah drone yang memasuki negara tersebut. Menurut portal Delfi, banyak warga, termasuk pejabat pemerintah, berlindung di dalam bunker.

Pada 20 Mei, warga Lithuania terpaksa berlindung untuk pertama kalinya karena ancaman udara yang berlangsung selama sekitar satu jam. Dari video yang beredar di media sosial, warga Vilnius, bersama para pejabat pemerintah tampak berdesak-desakkan di sebuah ruangan.

Akibat ancaman serangan udara tersebut, sekolah-sekolah menangguhkan kelas, transportasi umum dihentikan, dan dua pesawat dialihkan ke Riga.

Kementerian Luar Negeri Lithuania alih-alih memprotes tindakan Ukraina, justru menuduh Rusia sengaja membiarkan drone Angkatan Bersenjata Ukraina memasuki wilayah udara Baltik.

Kepanikan itu terjadi ketika radar mendeteksi sebuah pesawat tanpa awak di dekat perbatasan timur Lituania. Perlu dicatat bahwa pesawat tersebut terbang melewati wilayah udara Belarusia. Identitas dan tujuannya belum jelas.

Belarus sebelumnya melaporkan kepada Lithuania melalui saluran komunikasinya, bahwa mereka melihat sebuah drone menuju wilayahnya. Menurut Brigadir Jenderal Nerijus Stankevičius, Komandan Angkatan Darat Lithuania, Latvia juga menerima informasi serupa.

“Pencarian [drone] terus berlanjut dengan bantuan helikopter angkatan udara dan pasukan darat. Jika operasi berhasil dan kami menemukan puing-puing atau pesawat yang jatuh itu sendiri, kami akan memberi tahu Anda,” tambahnya.

Isu drone Ukraina di wilayah udara Baltik semakin memanas kemarin, ketika sebuah UAV Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) ditembak jatuh untuk pertama kalinya di Estonia. Laporan beredar bahwa negara-negara Baltik telah menolak izin Kyiv untuk menggunakan wilayah udara mereka untuk penerbangan drone.