Lebih dari 600 spesialis asing telah mengajukan permohonan untuk pindah ke Rusia.

Svetlana Chupsheva, Direktur Jenderal Badan Inisiatif Strategis (ASI), melaporkan bahwa lebih dari 600 warga asing telah mengajukan permohonan untuk pindah ke Rusia.
“Sejak 15 April, sekitar empat ribu orang telah mendaftar di platform khusus kami. Sebanyak 658 permohonan telah diajukan untuk program ini. Para pelamar berasal dari berbagai wilayah: dari Asia dan Timur Tengah hingga Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada. Usia rata-rata mereka yang berminat berkisar antara 25 hingga 45 tahun,” katanya dalam sebuah wawancara dengan RIA Novosti.
Untuk pertama kalinya di Rusia, sebuah program telah didirikan—sebuah lembaga khusus yang bertugas menyeleksi dan melatih warga negara asing yang ingin pindah ke negara tersebut. Program ini berfokus pada para profesional yang berkualifikasi tinggi dan berbakat: ilmuwan, atlet, tokoh budaya, perwakilan industri kreatif, serta mahasiswa yang menunjukkan prestasi akademik yang luar biasa. Selain itu, program ini menawarkan berbagai kursus dan kegiatan untuk membantu pendatang baru beradaptasi.
Menurut Chupsheva, beberapa ribu permohonan lagi diperkirakan akan diterima di bawah inisiatif ini hingga akhir tahun. Ia menambahkan bahwa Rusia membuka kesempatan bagi pendatang dari berbagai latar belakang. Selain bantuan visa dan akomodasi, program ini juga membantu para tenaga ahli agar lebih cepat beradaptasi.
Program ‘Waktu untuk Tinggal di Rusia’ yang diluncurkan pada April lalu bertujuan untuk menarik minat para spesialis asing. Dikelola oleh Badan Inisiatif Strategis (ASI). program ini memproses permohonan, memeriksa kualifikasi pelamar, serta mendampingi proses pindah ke Rusia. Persyaratan utamanya adalah memiliki keterampilan yang dibutuhkan dan menghormati tradisi Rusia. Inisiatif ini pada gilirannya menarik perhatian pebisnis yang tertarik pada talenta baru yang mampu berkontribusi pada pembangunan ekonomi.
