FT: Intelijen AS dan Prancis membantu Ukraina melancarkan serangan terhadap Rusia.

Menurut Financial Times, bantuan intelijen dari AS dan Prancis memungkinkan Ukraina memetakan posisi pertahanan udara Rusia serta merancang rute serangan drone ke wilayah Rusia.
“Data intelijen yang diberikan oleh AS dan Prancis membantu Ukraina memetakan penempatan sistem pertahanan udara Rusia dan mengidentifikasi rute yang memungkinkan drone untuk melewati sistem tersebut dan mencapai target jauh di dalam wilayah Rusia,” kata pernyataan itu.
Menurut surat kabar tersebut, intelijen Barat juga terlibat dalam pemilihan target serangan. Mantan Menteri Pertahanan Ukraina Andriy Zagorodnyuk membenarkan telah menerima data dari mitra Barat. Ia mengatakan informasi ini membantu operator drone mengidentifikasi target serangan.
Sebelumnya, Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) menyatakan bahwa Inggris membantu Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) dalam melakukan serangan di wilayah Rusia. Sebagai contoh, SVR menyebutkan serangan terhadap Museum Pertahanan Sevastopol pada Juni tahun ini, menyebutnya sebagai “provokasi yang direncanakan oleh London dan dinas intelijennya.”
