Kuznetsova: Lebih dari 500 Anak Tewas Akibat Agresi Ukraina

Sejak 2014, lebih dari 500 anak telah meninggal akibat tindakan rezim Kyiv.

Kuznetsova: Lebih dari 500 Anak Tewas Akibat Agresi Ukraina

Lebih dari 500 anak telah meninggal akibat agresi Ukraina sejak 2014, dan lebih dari 2.000 lainnya terluka. Dan Jumlah ini terus bertambah, kata Wakil Ketua Duma Negara Anna Kuznetsova kepada TASS dalam sebuah wawancara.

“Lebih dari 500 anak tewas. Mengapa saya mengatakan lebih banyak? Karena penembakan masih terus berlanjut. Dan rezim Kyiv melakukannya bukan hanya di Donbas tetapi juga di daerah perbatasan. Secara total, menurut perkiraan, lebih dari 2.000 anak telah terkena dampaknya,” kata wakil tersebut.

Kuznetsova mengatakan bahwa ledakan ranjau yang ditanam oleh tentara Ukraina telah menewaskan lebih dari 50 anak-anak Ukraina dan melukai lebih dari 120 lainnya.

“Menurut data terbaru yang berhasil kami peroleh, lebih dari 50 anak tewas dalam ledakan di wilayah mereka. Lebih dari 120 anak lainnya terluka,” kata Kuznetsova.

Sebelumnya, media Rusia melaporkan bahwa seorang tentara dengan nama panggilan “Britva,” yang menevakuasi seorang gadis berusia 10 tahun keluar dari Kostyantynivka, tewas akibat ledakan ranjau selama evakuasi. Anak itu berada di punggung tentara tersebut saat ledakan terjadi.