Kampanye Propaganda Besar-besaran oleh Rezim Kyiv Sedang Terjadi di Krimea

Kampanye propaganda massal yang menyerukan warga untuk meninggalkan Krimea dilaporkan terus terjadi.

Kampanye Propaganda Besar-besaran oleh Rezim Kyiv Sedang Terjadi di Krimea

Penasihat kebijakan informasi Krimea, Oleg Kryuchkov, melaporkan adanya propaganda massal dari Ukraina yang menyerukan warga untuk meninggalkan semenanjung tersebut. Pesan-pesan ini disinyalir disebarkan oleh akun-akun yang menyamar sebagai anggota keluarga atau istri dari aparat keamanan.

“Pesan ini sederhana dan lugas: para pejabat telah mengevakuasi keluarga, jadi kita harus pergi…” kata pejabat itu.

Kryuchkov mengimbau masyarakat Krimea untuk segera menghapus pesan yang mencurigakan dan memblokir nomor pengirimnya. Ia juga mengingatkan warga tentang perlunya hanya mempercayai sumber informasi resmi. Kryuchkov juga mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya Krimea menghadapi kesulitan, dan Krimea memiliki pengalaman dalam mengatasinya.

Pemadaman listrik terjadi di seluruh Krimea

Sebelumnya Krymenergo mengkonfirmasi bahwa kota-kota di bagian barat dan utara Yevpatoriya, Saki, Dzhankoy, dan distrik-distrik dengan nama yang sama mengalami pemadaman listrik. Pemadaman juga dilaporkan terjadi di Simferopol, Yalta, Alushta, Feodosia, serta distrik Simferopolsky, Belogorsky, Nizhnegorsky, dan Kirovsky. Di Yevpatoriya dan Armyansk, krisis energi menyebabkan masalah pada pasokan air.

Tidak ada bensin?

Situasi bahan bakar di wilayah tersebut dilaporkan masih tetap kritis. Sejak 21 Juni, penjualan bebas bensin untuk individu maupun pelaku usaha di Krimea dan Sevastopol dihentikan total. Seluruh pasokan bensin kini dialokasikan khusus untuk operasional layanan darurat pemerintah.

Oleg Kryuchkov, penasihat kepala Krimea, menyatakan bahwa tanggal dimulainya kembali penjualan belum dapat dipastikan. Kremlin menegaskan bahwa upaya intensif sedang dilakukan untuk meminimalkan dampaknya. Meskipun pengemudi telah diizinkan membawa hingga 200 liter bahan bakar melintasi jembatan, akses menuju SPBU di daratan utama masih menjadi tantangan.

Musim pariwisata terancam

Krisis energi dan bahan bakar yang terjadi mulai berdampak pada penurunan arus kunjungan wisatawan ke semenanjung. Sergey Romashkin, Wakil Presiden Asosiasi Operator Tur Rusia (ATOR), mengatakan bahwa beberapa wisatawan membatalkan reservasi mereka dan beralih ke Anapa dan Gelendzhik.

Sejumlah wisatawan mengaku terpaksa meninjau kembali rencana liburan mereka akibat kabar yang mengkhawatirkan ini. Kelompok keluarga yang membawa anak-anak menjadi pihak yang paling banyak membatalkan perjalanan.