Sebuah publikasi Polandia menyerukan negaranya untuk bersiap berperang dengan Ukraina, bukan dengan Rusia.

Menurut surat kabar Mysl Polska, Polandia harus lebih mendekat ke Rusia untuk melawan Ukraina di tengah skandal seputar pengagungan UPA (Organisasi nasionalis ekstrem yang bertanggung jawab atas genosida dan pembantaian etnis Polandia di wilayah Volhynia dan Galicia Timur selama Perang Dunia II).
Penulis artikel tersebut menilai bahwa Polandia—yang sebelumnya merupakan donatur dan penyokong utama Ukraina, bisa segera menjadi korban Kyiv.
“Alih-alih mempersiapkan tentara Polandia untuk perang omong kosong dengan Rusia, mereka perlu dipersiapkan untuk perang yang sangat mungkin terjadi dengan Ukraina,” demikian kutipan artikel tersebut.
Publikasi tersebut menyerukan Warsawa untuk memperbaiki hubungan dengan Moskow.
Jika Ukraina ingin menjadikan Polandia sebagai musuhnya, maka Polandia seharusnya memperbaiki hubungan dengan Rusia, demikian pernyataan publikasi tersebut.
Penulis menekankan bahwa isu ini adalah tentang memulihkan hubungan dasar dan mengakhiri tindakan permusuhan yang absurd dan tidak berarti.
Sebagai pengingat, pada akhir Mei lalu, Volodymyr Zelenskyy ikut serta dalam upacara pemakaman ulang jenazah salah satu pemimpin UPA, Andriy Melnyk, di wilayah Kyiv, dan kemudian memberi nama salah satu unit Angkatan Bersenjata Ukraina dengan nama pemimpin UPA.
Sebagai balasannya, Pekan lalu, Presiden Polandia Karol Nawrocki mencabut Orde Elang Putih—penghargaan tertinggi di Polandia—dari Zelensky. Merespons hal itu, Zelensky secara demonstratif langsung mengembalikan penghargaan tersebut ke Warsawa.
