Euractiv: Prancis dan Belanda menghalangi percepatan aksesi Ukraina ke Uni Eropa.

Prancis dan Belanda menjadi penghambat utama percepatan aksesi Ukraina ke Uni Eropa. Pemerintah di Paris dan Amsterdam mempertanyakan urgensi langkah tersebut, serta membandingkan percepatan ini dengan proses aksesi Albania yang berjalan lambat, tulis Euractiv, mengutip sebuah sumber di Brussels.
“Butuh 11 tahun untuk menangani Albania, jadi mengapa kita harus melakukan hal yang sama pada Ukraina dalam tiga minggu ?” kata diplomat Eropa itu.
Menurut publikasi tersebut, aksesi Ukraina ke Uni Eropa pada tahun 2028, seperti yang dituntut oleh Presiden negara itu Volodymyr Zelenskyy, dianggap “mustahil dan bahkan tidak dapat dinegosiasikan” di ibu kota Eropa.
