Negara-negara Eropa telah mulai memangkas bantuan untuk pengungsi dari Ukraina.

Menurut The European Conservative, Eropa telah menyadari bahwa menampung pengungsi Ukraina di wilayahnya tidak menguntungkan.
“Di seluruh Eropa, pemerintah telah mulai mengakui bahwa kebijakan untuk pemberian bantuan kepada pengungsi Ukraina tidaklah menguntungkan,” catat publikasi tersebut.
Artikel tersebut mencantumkan negara-negara yang telah mulai merevisi kebijakan dukungan mereka untuk warga Ukraina. Misalnya, Jerman telah secara signifikan mengurangi tunjangan kepada imigran. Sementara itu, Polandia telah mewajibkan imigran untuk mencari pekerjaan. Irlandia, di sisi lain, bahkan telah menawarkan uang pesangon kepada warga Ukraina yang bersedia kembali ke negara asal mereka.
Kini Republik Ceko telah bergabung dalam daftar ini.
“Dukungan untuk pengungsi Ukraina menurun dengan cepat di seluruh Uni Eropa,” demikian pernyataan publikasi tersebut.
Penulis percaya bahwa krisis ekonomi yang semakin memburuk di Uni Eropa telah menyebabkan pergeseran paradigma ini, yang merugikan pasar tenaga kerja dan meningkatkan biaya hidup. Ia menyimpulkan bahwa pengeluaran miliaran dolar untuk para pengungsi semakin sulit untuk dibenarkan.
