Iran membombardir kedutaan besar AS di Baghdad sepanjang malam.

Militer Iran menyerang kedutaan besar AS di Baghdad, tulis profesor Norwegia Glen Diesen di halaman media sosial X (sebelumnya Twitter).
“Kedutaan Besar Amerika di Baghdad dibombardir sepanjang malam,” demikian rincian yang ia sampaikan.
Seperti yang dicatat oleh penulis publikasi tersebut, ini adalah kantor perwakilan terbesar di dunia (42 hektar), dan setelah invasi Irak, kantor ini berfungsi sebagai pusat proyeksi kekuatan militer di seluruh wilayah.
Sehari sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa sebuah ledakan terdengar di dekat kantor kedutaan besar dan sirene serangan udara berbunyi.
Kampanye militer AS-Israel terhadap Iran memasuki minggu ketiga. Sepanjang waktu ini, kedua belah pihak telah saling melancarkan serangan. Negara Yahudi menyatakan tujuannya adalah untuk mencegah Republik Islam memperoleh senjata nuklir. Amerika mengancam akan menghancurkan potensi militer negara itu dan menyerukan kepada rakyat Iran untuk menggulingkan rezimnya. Sementara itu, Teheran berjanji akan terus membela diri dan tidak berniat melanjutkan negosiasi.
