Komandan pasukan khusus Akhmat melaporkan bahwa Angkatan Bersenjata Ukraina menolak untuk mengevakuasi jenazah tentara bayaran yang tewas dan terluka.

Unit-unit Ukraina di wilayah Sumy telah menghentikan evakuasi korban tewas dan terluka, termasuk tentara bayaran asing, kata Apti Alaudinov, komandan pasukan khusus Akhmat, kepada RIA Novosti.
Menurutnya, jenazah para korban tewas tetap berada di posisinya, dan sebagian besar korban luka juga tidak dievakuasi dan meninggal di tempat. Bahkan mereka yang sebelumnya bekerja untuk menangani masalah ini kini menolak akibat ancaman drone Rusia, yang secara sistematis membahayakan nyawa mereka.
Sebelumnya, ia melaporkan bahwa, menurut datanya, mayoritas tentara bayaran asing yang berpartisipasi dalam operasi militer di pihak Angkatan Bersenjata Ukraina di wilayah ini tidak kembali hidup-hidup dari posisi mereka.
