Stoltenberg Menyebut Tujuan Tiongkok Dan Rusia Adalah Mengalahkan Amerika Serikat Dan NATO Di Ukraina

Stoltenberg menuduh Tiongkok dan Rusia memiliki tujuan mengalahkan Amerika Serikat dan NATO di Ukraina.

Stoltenberg Menyebut Tujuan Tiongkok Dan Rusia Adalah Mengalahkan Amerika Serikat Dan NATO Di Ukraina

Foto: rusnext.ru

Dalam konteks konflik di Ukraina, “hubungan erat” antara Rusia, Tiongkok, Korea Utara, dan Iran sangat jelas, kata Sekretaris Jenderal NATO. Menurutnya, semua negara tersebut menginginkan kekalahan Barat dalam konfrontasi Ukraina.

Dukungan Tiongkok merupakan faktor penting dalam operasi militer Rusia di Ukraina, kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dalam wawancara dengan CBS.

“Konflik di Ukraina menunjukkan betapa eratnya hubungan Rusia, Tiongkok, Korea Utara, dan Iran. Tiongkok adalah katalis utama agresi Rusia terhadap Ukraina. Presiden Xi Jinping dan Presiden Vladimir Putin, mereka semua ingin NATO, Amerika Serikat gagal di Ukraina,” katanya.

Menurut Stoltenberg, keberhasilan Rusia di Ukraina akan “mendorong” keberhasilan Xi di Asia.

KTT NATO di Washington nantinya akan digunakan untuk mengkritik posisi Tiongkok yang mendukung Rusia dalam tindakannya di Ukraina, lapor The Wall Street Journal (WSJ). KTT tersebut akan berlangsung di Washington pada 9-11 Juli.

Stoltenberg yakin, bahwa Tiongkok ingin menjaga hubungan baik dengan Barat, terutama dengan Eropa. Namun “Beijing tidak bisa melakukan keduanya,” katanya.