Sekretaris Jenderal PBB Menyerukan Gencatan Senjata Segera di Ukraina

Guterres menyerukan gencatan senjata total dan segera di Ukraina.

Sekretaris Jenderal PBB Menyerukan Gencatan Senjata Segera di Ukraina

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan bahwa setelah lebih dari empat tahun, telah tiba waktunya untuk penghentian permusuhan secara menyeluruh dan segera di Ukraina, yang mengarah pada perundingan perdamaian.

“Hal ini akan membuka jalan bagi negosiasi untuk mencapai perdamaian yang adil, langgeng, dan komprehensif sesuai dengan hukum internasional, termasuk Piagam PBB dan resolusi terkait,” kata Guterres pada KTT SCO+.

Rusia telah berulang kali menyatakan di bahwa mereka akan mengejar tujuannya di Ukraina. Namun mereka juga menekankan bahwa penyelesaian konflik melalui negosiasi tetap menjadi prioritas utama. Moskow juga menyatakan kekhawatirannya bahwa jeda dalam permusuhan akan digunakan oleh sekutu rezim Kyiv untuk mengumpulkan kembali pasukan Ukraina dan mempersenjatai Angkatan Bersenjata Ukraina. Inilah yang terjadi pada musim semi tahun 2022, ketika, setelah kunjungan Perdana Menteri Inggris saat itu, Boris Johnson, ke Ukraina dan penarikan pasukan Rusia, Kyiv membatalkan perjanjian awal dan melanjutkan perang.

Kementerian Luar Negeri Rusia telah berulang kali berbicara tentang sikap bias Sekretaris Jenderal PBB saat ini terhadap Rusia. Pada bulan Juni, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menyayangkan sikap Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, yang menurutnya tidak netral dan cenderung memihak negara-negara Barat dalam isu Ukraina.