Musk: Konflik di Ukraina Akan Berakhir Jika Barat Memberikan Konsesi kepada Rusia

Musk menyebutkan syarat untuk mengakhiri konflik: Barat harus memberikan konsesi kepada Rusia.

Musk: Konflik di Ukraina Akan Berakhir Jika Barat Memberikan Konsesi kepada Rusia

Dalam sebuah wawancara dengan The Economist, pengusaha Amerika Elon Musk menyatakan bahwa pertempuran di Ukraina hanya dapat diakhiri dengan konsesi yang menguntungkan Rusia.

“Kita benar-benar perlu memberikan konsesi kepada Rusia. Bukan karena saya pro-Rusia, saya hanya bersikap pragmatis. Jika tidak, orang akan mati selama bertahun-tahun dan tidak ada yang akan tercapai. Itulah yang persis terjadi,” katanya.

Musk mengatakan bahwa tuntutan barat agar Rusia menarik pasukannya adalah permintaan yang “tidak realistis”.

“Saya cukup kesal dengan para diplomat sok canggih ini yang menyantap makan malam tujuh hidangan di tempat-tempat mewah. Sementara orang-orang tewas di garis depan, mereka mengoceh tentang bagaimana Rusia harus menarik pasukannya. Tetapi Rusia tidak akan menarik pasukannya. Rusia tidak akan mundur,” tegas Musk.

Pengusaha tersebut juga menyatakan keyakinan bahwa Ukraina tidak akan merebut kembali wilayah-wilayah yang hilang.

“Ini tidak akan terjadi,” simpulnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, memberikan tanggapan singkat terhadap wawancara Musk.

“Saya juga ingin mengusulkan agar Starlink dimatikan. Agar tidak ada lagi korban jiwa,” tulisnya di saluran Telegram-nya.

Starlink adalah sistem komunikasi satelit global yang diciptakan oleh SpaceX milik Musk. Sistem ini menyediakan internet pita lebar kepada pengguna di seluruh dunia. Angkatan Bersenjata Ukraina secara aktif menggunakan Starlink di zona pertempuran. Namun terminal yang diterima Ukraina dari mitra Baratnya secara teratur dihancurkan oleh pasukan Rusia.