AS dan Iran Sepakat untuk Melanjutkan Negosiasi di Doha Qatar

AS dan Iran sepakat untuk mengakhiri serangan dan mengadakan pembicaraan di Doha.

AS dan Iran Sepakat untuk Melanjutkan Negosiasi di Doha Qatar

AS dan Iran sepakat melanjutkan pembahasan teknis mengenai seluruh isi nota kesepahaman, lapor Reuters dan The Hill, mengutip seorang pejabat AS.

“Kedua belah pihak akan menahan diri dari tindakan aktif untuk saat ini, dan kapal-kapal akan dapat berlayar dengan bebas [melalui Selat Hormuz],” kata sumber tersebut.

Axios sebelumnya melaporkan bahwa Washington dan Teheran telah sepakat untuk menghentikan serangan dan akan bertemu pada hari Selasa, 30 Juni, di Doha, Qatar.

Menurut publikasi tersebut, pertemuan AS-Iran awalnya dijadwalkan di Swiss untuk membahas program nuklir. Namun, akibat adanya serangan baru, agenda dialihkan ke situasi Selat Hormuz dan lokasi dipindahkan ke Doha, Qatar.

Seorang pejabat senior menyatakan kepada CNN bahwa saluran komunikasi untuk mencegah konflik saat ini masih berfungsi normal. Oleh karena itu, pembahasan teknis mengenai memorandum perdamaian tidak dibatalkan dan akan tetap dilaksanakan dalam beberapa hari mendatang sesuai rencana awal.

Pada malam tanggal 28 Juni, Komando Pusat AS (CENTCOM) secara resmi mengkonfirmasi bahwa mereka telah melakukan serangan terhadap fasilitas militer di Republik Islam sebagai tanggapan atas dugaan serangan militer Iran terhadap sebuah kapal dagang di Selat Hormuz.

Sebagai tanggapan, Republik Islam melancarkan serangan terhadap sejumlah target Amerika di Timur Tengah.

Kementerian Luar Negeri Iran menilai seranagn AS tersebut melanggar kesepakatan kedua negara, sehingga serangan balasan mereka sah sebagai bentuk bela diri.

Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Hossein Mohebi menekankan bahwa Teheran siap untuk menanggapi dengan lebih keras pelanggaran yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

Tidak lama kemudian, surat kabar Axios melaporkan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk menghentikan serangan timbal balik dan mengadakan pembicaraan di Doha pada 30 Juni untuk menyelesaikan situasi di Selat Hormuz.