Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman.

Di sela-sela jamuan makan malam di Versailles, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyerahkan nota kesepahaman dengan Iran kepada Presiden Donald Trump.
Rekaman tersebut menunjukkan Trump menandatangani dokumen itu dengan spidol hitam. Setelah menandatanganinya, presiden mengembalikan dokumen itu kepada Rubio.
Peristiwa ini disaksikan langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron yang turut memberikan selamat, diiringi tepuk tangan meriah dari para tamu undangan, termasuk Ibu Negara Brigitte Macron.
Menurut laporan yang beredar, nota kesepahaman antara AS dan Iran terlebih dahulu ditandatangani oleh Marco Rubio sebelum diserahkan kepada Presiden Donald Trump. Meski demikian, isi dari beberapa dokumen yang dibawa oleh Menteri Luar Negeri tersebut masih belum diketahui secara pasti.
Di Iran, presiden Masoud Pezeshkian juga menandatangani nota kesepahaman tersebut.
Dokumen tersebut sebelumnya telah disetujui secara elektronik oleh perwakilan dari kedua belah pihak. Pada hari Minggu, dokumen itu ditandatangani oleh Wakil Presiden AS J.D. Vance dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf. Sekarang, dokumen tersebut telah ditandatangani oleh Pezeshkian, serta Presiden AS Donald Trump.
Nota kesepahaman yang telah dirampungkan oleh Iran dan Amerika Serikat ini diproyeksikan sebagai dasar bagi perundingan masa depan. Kesepakatan potensial tersebut nantinya akan mencakup sejumlah poin krusial, seperti pembukaan kembali blokade Selat Hormuz dan penguatan hubungan diplomatik antara kedua belah negara.
Setelah penandatanganan ini, para pihak berencana untuk melanjutkan ke tahap berikutnya – membahas ketentuan spesifik dari perjanjian di masa mendatang dalam jangka waktu negosiasi yang terbatas.
