Trump mengancam Iran dengan serangan udara jika tidak tercapai kesepakatan.

Amerika Serikat akan membom Iran pada malam Jumat, 12 Juni, jika pemerintah negara itu tidak menyetujui kesepakatan dengan Washington. Hal ini dinyatakan oleh Presiden AS Donald Trump.
“Kita akan membombardir mereka habis-habisan besok malam,” demikian laporan Fox News mengutip pernyataan pemimpin Amerika tersebut.
Dalam wawancara yang sama, Trump mengatakan bahwa selama serangan AS terbaru terhadap Iran, pasukan Amerika menggunakan 49 rudal jelajah Tomahawk. Dia juga mengatakan telah berbicara melalui telepon dengan pejabat tinggi Iran, tetapi Teheran membantah adanya percakapan semacam itu.
Sebelumnya, Menteri Pentagon Pete Hegseth mengumumkan bahwa militer AS akan melancarkan serangan dahsyat terhadap target-target penting Iran pada malam tanggal 11 Juni.
