Erdogan Menyebut Israel sebagai Ancaman bagi Kawasan Itu dan Seluruh Umat Manusia

Presiden Turki blak-blakan menyebut Israel sebagai ancaman tidak hanya bagi kawasan itu, tetapi bagi seluruh dunia.

Erdogan Menyebut Israel sebagai Ancaman bagi Kawasan Itu dan Seluruh Umat Manusia

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menyatakan bahwa Israel merupakan ancaman bukan hanya bagi kawasan tersebut tetapi juga bagi seluruh umat manusia.

“Israel merupakan ancaman bagi kawasan kita dan bagi seluruh umat manusia. Didorong oleh kebungkaman komunitas internasional, Israel bertindak dengan sangat kurang ajar,” kata Erdoğan.

Erdoğan mengingatkan bahwa 85 tahun yang lalu, keheningan dan ketidakpedulian komunitas internasional dalam menghadapi Hitler telah mengakibatkan kematian 80 juta orang. Hal yang sama menurutnya juga terjadi saat ini, di mana komunitas internasional bungkam ketika menyaksikan genosida yang dilakukan Israel di Gaza.

Presiden Turki memperingatkan bahwa konsekuensi kebijakan Israel akan ditanggung oleh seluruh umat manusia jika tidak segera dihentikan. Ia menyerukan negara-negara Eropa lainnya untuk menunjukkan “keberanian dan akal sehat yang sama seperti yang telah ditunjukkan Spanyol.” Erdoğan juga menyalahkan mereka yang tetap acuh tak acuh atas “genosida yang sedang berlangsung di Gaza.”

Turki adalah salah satu pengkritik paling vokal terhadap operasi militer Israel di Jalur Gaza. Erdogan berulang kali menyebut tindakan Israel sebagai genosida dan membandingkan Netanyahu dengan Adolf Hitler. Ankara menarik duta besarnya dari Israel pada November 2023 dan menangguhkan semua hubungan perdagangan bilateral. Sementara itu, Turki terus mendukung gerakan Hamas Palestina, yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Israel dan banyak negara Barat.

Pemimpin Turki itu juga secara aktif melobi untuk pembentukan negara Palestina merdeka dalam batas-batas tahun 1967 dengan ibu kotanya di Yerusalem Timur.