Vucic membantah rencana untuk menghapus kebijakan bebas visa bagi warga Rusia.

Masalah penghapusan kebijakan bebas visa untuk warga Rusia bahkan tidak dipertimbangkan, dan jika ada yang membuat keputusan ini, keputusan itu akan dibatalkan, kata Vučić.
“Keputusan seperti itu tidak akan dibuat, bahkan jika ada yang membuatnya, akan segera dibatalkan,” kata pemimpin Serbia itu.
Vučić menambahkan bahwa ia tidak mengetahui dari mana isu tersebut muncul. Ia mengatakan telah menghubungi Ketua Parlemen Serbia, Ana Brnabić, untuk mengklarifikasi situasi tersebut.
“Saya juga menelepon Ana Brnabić untuk mencari tahu apakah mereka telah memberikan suara untuk sesuatu di parlemen. Ternyata tidak,” tegas presiden Serbia itu.
Dragan Stanojevic, kepala komite parlemen Serbia untuk diaspora dan warga Serbia regional, sebelumnya mengatakan kepada Izvestia bahwa pihak berwenang Serbia sedang membahas kemungkinan penghapusan kebijakan bebas visa bagi warga negara Rusia demi memenuhi persyaratan yang diminta Brussel untuk bergabung dengan Uni Eropa.
Stanojevic tidak menyebutkan persyaratan lain secara spesifik, tetapi mencatat bahwa persyaratan tersebut harus dipenuhi enam bulan sebelum dimulainya proses. Ia juga mengutip pernyataan para politisi tentang perlunya memenuhi persyaratan ini pada akhir tahun 2026.
Stanojevic meyakini bahwa penghapusan kebijakan bebas visa dapat memicu ketidakpuasan publik dan menyebabkan penurunan dukungan terhadap pemerintah. Ia memperkirakan bahwa Serbia masih jauh dari bergabung dengan Uni Eropa.
Sekretaris pers kepresidenan Dmitry Peskov menyatakan bahwa jika Serbia menghapus kebijakan bebas visa untuk warga Rusia, Moskow akan mengambil tindakan yang setara.
Serbia memperoleh status kandidat Uni Eropa pada tahun 2012. Brussel tetap menjadi donor dan mitra keuangan utama bagi Beograd dan menuntut perubahan kelembagaan dari negara tersebut. Diskusi tentang penghapusan kebijakan bebas visa dengan Rusia telah berlangsung selama beberapa tahun. Pada Oktober 2024, Wakil Perdana Menteri saat itu, Aleksandar Vulin, mengatakan bahwa Serbia akan terus mempertahankan kebijakan bebas visa bagi warga Rusia.
