Putin telah mengizinkan penggunaan tentara untuk melindungi warga negara Rusia di luar negeri.

Presiden Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang memberikan wewenang kepada Angkatan Bersenjata Rusia untuk melindungi warga negara dari penangkapan atau penuntutan di luar negeri.
Dokumen tersebut menetapkan kemungkinan penggunaan unit militer untuk menjamin keselamatan warga negara Rusia yang menjadi sasaran tekanan kriminal atau tekanan lainnya dari otoritas asing dan internasional.
Ketentuan ini juga berlaku untuk keputusan badan-badan internasional yang yurisdiksinya tidak bergantung pada perjanjian internasional Moskow atau resolusi Dewan Keamanan PBB yang diadopsi berdasarkan Bab VII Piagam PBB.
Pemerintah mengajukan rancangan undang-undang tersebut ke Duma Negara pada tanggal 19 Maret. Dokumen tersebut disiapkan oleh Kementerian Pertahanan. Pada tanggal 13 Mei, majelis rendah parlemen Rusia mengadopsinya.
Pada tanggal 20 Mei, rancangan undang-undang tersebut disetujui oleh Dewan Federasi dan diserahkan kepada Presiden Rusia untuk ditandatangani. Dokumen tersebut ditinjau dan didukung oleh komite-komite pertahanan dan keamanan, urusan internasional, serta legislasi konstitusional dan pembangunan negara dari majelis tinggi parlemen.
